Ibu merupakan salah satu orang yang paling berjasa dalam hidup
anak-anaknya. Ibu adalah wanita yang telah mengandung anaknya selama
sembilan bulan, ia telah melahirkan anaknya dengan penuh perjuangan dan
pengorbanan. Ia rela mempertaruhkan nyawanya demi keselamatan sang anak.
Setelah anaknya lahir ke dunia ini, pengorbanannya pun tidak berhenti
sampai di sana saja, karena ia harus merawat dan mendidik anaknya
sampai anaknya tersebut tumbuh dewasa. Kasih sayang seorang ibu bagaikan
mentari yang menyinari dunia, bagi anaknya ibu adalah tempat yang
paling nyaman di dunia ini.
Nah, karena mengingat begitu besar sekali pengorbanan dan perjuangan
seorang ibu, oleh sebab itulah kita sebagai seorang anak harus bisa
membahagiakan dan berbakti kepadanya. Turuti nasihat yang diberikan
kepada kita. Balaslah semua jasa yang telah diberikannya kepada kita,
membalas jasa bukan berarti harus membayar dengan uang atau berlian
melainkan cukup merawat dan ada ketika dirinya membutuhkan.

Nah, kisah menggetarkan hati kali ini datang dari seorang gadis kecil
berusia 3 tahun. Diketahui bocah yang bernama Qianqian ini merawat sang
ibu yang terbaring lemah tidak berdaya di rumah sakit. Meskipun usianya
masih sangat belia tetapi gadis kecil ini tidak pernah mengeluh sama
sekali.
Merawat orang yang sedang sakit bukanlah perkara yang mudah. Karena
ketika itu dilakukan membutuhkan ketulusan yang luar biasa, kesabaran,
dan kesunggugan hati. Bahkan mungkin orang dewasa sekalipun masih merasa
kesulitan ketika merawat orang sakit seperti itu.
Bocah berusia 3 tahun asal Ruzhou, Provinsi Henan, Cina ini telah
banyak menyantuh hati ribuan orang pada saat dirinya dipotret tengah
merawat sang ibu yang terluka akibat menjadi korban tabrak lari. Ibu
Qianqian yang bernama Wang Huixian ini mengalami sejumlah patah tulang
akibat kecelakaan tersebut.
Pada saat itu Wang harus dirawat di rumah sakit. Karena kedua
orangtuanya telah meninggal dunia akibat kecelakaan, bahkan dirinya
sudah putus kontak dengan suami yang telah lama bercerai, oleh sebab
itulah Wang hanya bisa menggantungkan hidupnya kepada putri kecilnya
tersebut Qianqian.
Pelaku tabrak lari Wang pada saat itu langsung kabur begitu saja.
Akibatnya biaya pengobatan Wang di rumah sakit pun tidak ada yang
menanggung. Pada saat itu Wang dan putrinya dalam keadaan tidak berdaya.
Berdasarkan laporan video yang menyebar di media sosial Cina,
Qianqian hanya terlihat meggunakan pakaian satu-satunya yang ia miliki,
bahkan ia pun melakukan kegiatan-kegiatan yang biasa orang dewasa
lakukan seperti misalkan mengantarkan makanan dan minuman untuk sang
ibu. Bahkan Qianqian juga menghapus air mata sang ibu serta membuang
kotorannya. Sungguh anak yang sangat berbakti.
Setelah video Qianqian tersebar dengan luas, berbagai bantuan donasi
uang dan baju pun berdatangan. Bahkan ada beberapa masyarakat yang
menjenguk Qianqian dan sang ibu sampai menitikan air mata, dimana mereka
tidak kuasa menahan kesedihan yang ditanggung keduanya. Menurut
orang-orang yang menjenguk mereka berdua, anak mereka yang masih berusia
3 tahun masih belum bisa melakukan apa-apa di bawah naungan orang
tuanya berbeda halnya dengan Qianqian.

Sampai saat ini donasi yang terkumpul untuk Qianqian dan sang ibu
sudah mencapai 6.000 yuan atau sekitar 12 juta rupiah. Wang menuturkan
bahwa ia telah mengatur rencana untuk melakukan operasi dengan dokter,
ia pun mengucapkan banyak terimakasih kepada orang-orang yang mau
membantu dirinya. Semantara itu pihak kepolisian masih mencari pelaku
tabrak lari tersebut.
Sungguh menyentuh hati, nah sahabat apa yang dilakukan oleh Qianqian
tersebut telah mengajarkan kita untuk selalu berbakti dan mengabdi
kepada orang tua kita. Semoga kita semua terinspirasi.
Sumber: Vemale