Sepertinya mitos sudah ditakdirkan hidup untuk membersamai kehidupan
karena meski kebenarannya tidak dapat dibuktikan secara ilmiah, tidak
dapat dipungkiri bahwa mitos sampai saat ini masih terus mewarnai
kehidupan masyarakat di mana pun itu. Beda tempat, beda pula mitos yang
berkembang, tapi ada juga beberapa yang hampir sama. Nggak usah
lama-lama, sekarang langsung kita intip aja delapan mitos populer dari
berbagai negara berikut yang masih banyak dipercaya sampai sekarang.
1. Mitos mengunyah permen karet pada malam hari di Turki

Salah satu mitos yang terkenal di Turki adalah larangan mengunyah
permen karet pada malam hari. Kelihatannya sepele, tapi bagi sebagian
orang Turki, mengunyah permen karet pada malam hari itu berarti sama
halnya mengunyah mayat. Menurut mitosnya, permen karet yang dikunyah
pada malam hari tersebut akan berubah menjadi potongan daging yang
berasal dari orang yang sudah meninggal. Horor amat!
2. Larangan memberikan sepasang sepatu dan jam sebagai hadiah di Cina

Sebagai hadiah, sepasang sepatu atau jam bagi kita mungkin sudah
terlihat keren. Akan tetapi, kedua barang tersebut nggak akan dianggap
keren sama sekali kalau kamu berikan sebagai hadiah untuk orang Cina,
dianggap membawa nasib buruk baru iya. Menurut kepercayaan banyak orang
Cina, hal itu disebabkan karena dalam bahasa Kanton, sepatu diucapkan
“Hai” yang terdengar seperti mendesah atau berkeluh kesah. Nah, kalau
jam lebih serem lagi karena di banyak daerah di Cina mereka
mengucapkannya sebagai “Song-Zhong” yang mirip dengan lafal ‘kematian’.
Buat jaga-jaga, perlu dicatet nih kalau mau ngasih hadiah ulang tahun
buat kamu yang siapa tahu punya temen dari Cina.
3. Mitos hantu Bloody Mary di Inggris

Di Barat, cerita hantu Bloody Mary ini memiliki beberapa versi. Salah
satu versi dari Inggris yang terkenal menyebutkan bahwa Bloody Mary
dalam sejarahnya adalah Mary Tudor, yaitu Ratu Inggris yang berkuasa
dari tahun 1553—1558. Dia mendapatkan julukan Bloody Mary karena pernah
menghukum hampir 300 penentangnya dengan cara membakarnya hidup-hidup.
Setelah lama meninggal, kekejamannya menjadi salah satu versi asal mula
hantu Bloody Mary. Menurut mitosnya, untuk dapat melihat hantu Bloody
Mary, hal yang perlu dilakukan adalah menyalakan lilin dan memanggil
namanya tiga kali di hadapan cermin besar di kamar mandi pada malam
hari. Bener enggaknya, nggak usah dicoba, ya.
4. Mitos membuka payung di dalam ruangan di banyak negara

Di banyak negara, termasuk Indonesia, membuka payung di dalam ruangan
adalah hal yang dilarang. Apabila dilakukan, konon dapat mendatangkan
nasib buruk dan ada pula yang percaya bahwa hal itu dapat mengundang
hantu. Mitos ini ternyata awalnya berasal dari zaman Mesir Kuno.
Orang-orang Mesir Kuno konon percaya bahwa membuka payung di dalam
ruangan akan menyinggung perasaan Dewa Matahari. Kalau dilogika emang
aneh juga kalau kita membuka payung di dalam ruangan yang jelas udah ada
atapnya.
5. Larangan bagi wanita hamil di India

Banyak mitos yang berkaitan dengan masa kehamilan. Salah satunya
adalah mitos populer di India yang melarang wanita hamil keluar rumah
ketika terjadi gerhana. Banyak di antara orang India yang percaya bahwa
waktu terjadinya gerhana adalah waktu yang sangat berbahaya bagi bayi
yang belum lahir. Wanita hamil dilarang keluar rumah ketika terjadi
gerhana karena dikhawatirkan dapat menarik perhatian roh jahat.
6. Mitos angka 4 di Cina

Misteri dan mitos angka 13 sudah familiarlah ya, jadi kita bahas aja
deh tentang mitos angka 4 di Cina. Kalau sebagian banyak negara,
terutama negara Barat, menghindari nomor 13, Cina justru menghindari
nomor 4, seperti dalam nomor telepon, lantai, dan label harga. Menurut
mitosnya, angka 4 adalah angka sial karena pelafalannya mirip dengan
kata yang berarti ‘kematian’. Angka 3 di Cina justru yang berarti
‘hidup’. Selain di Cina, mitos angka 4 juga populer di beberapa negara
Asia lainnya.
7. Larangan menyalakan kipas angin di ruangan tertutup di Korea

Banyak orang Korea yang percaya bahwa menyalakan kipas angin di ruang
tertutup dapat membunuh orang. Mitos tentang fan death ini konon ada
sejak abad ke-19. Menurut beberapa orang, penggunaan kipas angin dalam
ruang tertutup dalam jangka waktu yang lama memang dapat menyebabkan
mual, sesak napas, dan kelumpuhan wajah. Terlepas dari benar enggaknya,
masyarakat Korea masih banyak yang percaya bahwa kipas angin dapat
menyebabkan kematian. Oleh karena itu, kipas-kipas angin di Korea
kemudian dilengkapi dengan timer.
8. Mitos bunga berwarna kuning di Rusia

Setiap warna bunga memiliki simbol yang berbeda-beda pula sehingga
kita kadang juga harus pintar-pintar memilih warna bunga yang ingin kita
berikan kepada orang. Beda negara biasanya juga beda pula penafsiran
tentang warna bunga. Nah, kalau di Rusia, bunga berwarna kuning adalah
bunga yang dihindari untuk diberikan kepada orang terkasih karena banyak
orang Rusia yang percaya bahwa bunga berwarna kuning menyimbolkan
perpisahan, ketidaksetiaan, dan kematian.
Meskipun kadang kita berpikir mitos itu tidak masuk akal, keberadaan
mitos ada kalanya memang dapat menjadi senjata ampuh agar kita tidak
melakukan hal-hal yang tidak sepantasnya dilakukan. Jadi, bisa kita
ambil sisi positifnya juga. Selain itu, mitos juga menjadi salah satu
hal yang membantu manusia bertahan hidup hingga sejauh ini, lho.
Sumber : Yukepo