Terkadang saat mama sedang sibuk, hewan peliharaan, terutama anjing
bisa menjadi "nanny" untuk anak kecil sehingga membuat mama merasa lebih
tenang saat sibuk mengerjakan kerjaan lain.
Anjing kecil di bawah ini juga menjadi seorang "nanny" yang cukup
baik dengan cara yang manis ini. Kejadian ini terjadi ketika adik kecil
ingin memanjat ke atas sofa yang biasa ditiduri anjing…

Lalu, si anjing yang bernama Lea ini datang menghampiri anak itu.
"Kamu pengen naik ke kasurku yah?"

Lea lalu menarik selimutnya ke bawah dan membiarkan anak tuannya naik.

Lea dengan manis duduk di lantai dan menunggu anak tuannya naik ke atas.
"Ayo semangat dek..jangan menyerah..kamu pasti bisa."

Dewasa ini semakin banyak orangtua yang membiarkan anaknya bermain
dengan anjing/kucing peliharaan. Hal ini akan anak anda untuk belajar
menyayangi makhluk hidup sejak dini.
Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memelihara
binatang dan juga saat ada bayi. Karena, semua orangtua pasti takut
bayinya terinfeksi bakteri dan lain-lain.
1.Pastikan anjing/kucing sudah bisa mematuhi beberapa perintah (sudah dilatih)
Kamu bisa mencari caranya di internet, atau minta bantuan ahli untuk
melatih anjing/kucing agar bisa mendengar perintah. Misalnya katakan
aba-aba "duduk", dan anjing itu bisa duduk diam di tempat.
2.Selalu awasi interaksi bayi dan anjing/kucing

Meskipun anjing/kucing kamu sudah jinak, tetap saja ada kemungkinan
mereka mencakar bayi kamu. Perhatikan dengan saksama saat mereka
berdekatan.
3.Biarkan anjing/kucing terbiasa dengan bayi
Kamu bisa biarkan mereka mengendus barang-barang bayi, selimut, bedak bayi, mainan bayi, dsb agar mereka tidak merasa waspada.

4.Jangan abaikan anjing/kucing peliharaanmu
Bila kamu abaikan dan sibuk saja dengan bayi, bisa saja anjing/kucing peliharaanmu menyerang bayi karena cemburu.

Semoga bermanfaat!
Apa kalian ada foto anak dengan binatang peliharaan kalian? Jangan lupa di SHARE yah..
Sumber: Youtube