Kisah menarik datangnya dari sebuah cuplikan video yang bercerita tentang seorang istri yang matre. Tahun itu sudah hampir 5 tahun Wini menikah dengan Ola dan mereka tinggal bersama mertua dan kakak iparnya.
Pada suatu pagi, ketika mertua dan Ola mau sarapan pagi, mereka kaget melihat meja kosong.
Namun tiba-tiba Wini datang “Si mbok pulang kampung hari ini, jadi saya aja yang siapin makanannya”

Dan ketika semuanya siap untuk menikmati hidangan, sang istri bertanya “Sayang, berapa harga sarapan pagi yang biasa kamu beli di kantin biasanya?
“12 ribuan. Kenapa?” balas Ola
Lalu Wini sibuk mencatat di notes kecilnya “ok 12 ribu dikali 3 orang. Jadi kalian harus bayar ke aku 36 ribu ya!”
“Kamu ini ngomong apa sih, Win. Oh ya, nanti siang tolong ambilkan jas aku yang di laundry ya.” kata Ola

“Ok tar kasih ongkos transportnya ya. Untuk suamiku sendiri, aku diskon 5 ribu deh!” balas Wini
Mendengar perkataan itu mertua dan Ola marah, mereka sebenarnya sudah tidak tahan dengan sikap Wini yang dari dulu adalah seorang wanita yang pelit dan matre.
“Dasar menantu matre, kamu belum berubah juga ya. Kami itu keluarga kamu, tidak ada itung-itungan diantara kita!” ujar sang mertua
“Ma, di dunia ini itu tidak ada yang gratis. Buang air aja bayar tuh! Lagian aku gakkan pake duit dengan boros kok, buktinya hari ini aku meminta si mbok agar tidak kerja di sini lagi!” ujar Wini
“Apa?? Kamu gila ya?” marah sang mertua
“Tidak kok, ini namanya berhikmat. Coba banyangkan kalau dalam sebulan kita menggaji si mbok sekitar 3 jutaan. Dalam 10 tahun, berapa ratus juta yang kita keluarkan untuk si mbok? Lebih baik aku saja yang bekerja di rumah ini, selain ongkos lebih murah, lebih terpercaya juga!” ujar Wini
“Wini, apa sih yang kamu mau minta selama ini dari kami? Apa yang selama in kami kasih belum cukup ke kamu? “ marah mertua
”Kalau mau hitung-hitungan, kamu aja selama 5 tahun tinggal sini, apa pernah aku tagih uang sewa setiap bulannya?” lanjut sang mertua

“Aku tidak punya jaminan rasa aman, bolehkah rumah ini berganti nama atas nama diriku? Agar jika kau sudah tua nanti dan seandainya Ola sudah tidak bisa bekerja lagi, aku masih punya harta rumah ini!” jawab Wini
Sontak mendengar perkataan itu membuat sang mertua naik darah “jangan banyak mimpi kamu!”

Lalu Ola berdiri dan mengajak mamanya pergi “Ma, sudah jangan dengerin Wini. Anggap aja barusan tidak terjadi apa-apa”
“Loh apa salahku? Aku cuma meminta sebuah jaminan rasa aman, apa ini salah? Ya kalau gak bisa rumah ini diberikan untukku, belikan saja satu rumah baru untukku!”

Dari cuplikan video ini mengajarkan kepada kita bahwa jangan pernah menukar keharmonisan keluargamu dengan uang. Kita tidak bisa hidup tanpa uang, tapi uang bukanlah sebuah jaminan rasa aman dan kebahagiaan hidup seseorang.
Sumber: Story