Tanda-tanda yang menunjukkan bahwa seorang anak mungkin menjadi
seorang psikopat di masa depan dapat diketahui saat ia berusia 3 tahun.
Tindakan orangtua terkadang mendorong anak untuk menunjukkan tanda-tanda
ini. Masalahnya, orangtua biasanya tidak menganggap bahwa tanda-tanda
itu penting.
Berikut ini ada 4 ciri utama anak-anak dengan ciri-ciri psikopat.
Banyak pembunuh berantai berperilaku seperti ini di masa kanak-kanak
mereka dan, sayangnya, tidak ada yang memperhatikannya pada waktu itu.

1. Kekejaman terhadap hewan
Kekejaman terhadap hewan adalah salah satu tanda gangguan psikopat
yang paling jelas pada anak-anak. Jika kamu menjelaskan kepada anak
bahwa tidak apa-apa menarik ekor kucing atau menyentakkan ekor anjing
dan anak itu mengerti dan tidak mengulangi tindakan ini di masa depan,
maka kamu tidak perlu khawatir. Tapi ketika anak-anak dengan kekerasan
menyalahgunakan binatang atau bahkan membunuh mereka, saat itulah
saatnya untuk mengambil tindakan. Ini adalah cara pembunuh berantai masa
depan mengekspresikan kemarahan mereka dengan menggunakan hewan yang
benar-benar tak berdaya. Terlebih lagi, mereka sering membunuh korban
mereka dengan cara yang sama atau serupa ketika mereka menyakiti hewan.
Hubungan antara kekerasan terhadap hewan dan psikopat sangat jelas
sehingga FBI di AS bahkan mulai mencatat kasus kekerasan hewan dalam
laporan kriminal tahunan mereka.
Lihatlah foto di bawah ini. Inilah Jeffrey Dahmer, seorang pembunuh
berantai Amerika. Perhatikan caranya memegang anak kucing itu.

2. Enuresis
Tentu saja, tidak ada jaminan 100% bahwa anak yang berusia 6 tahun
atau lebih tua dan masih buang air kecil di tempat tidur adalah maniak
di masa depan. Namun, gangguan ini sering memprovokasi tindakan
pembakaran, kekerasan hewan, dan banyak hal lainnya karena kondisi ini
memalukan bagi anak kecil. Akibatnya, mereka menjadi marah dan
tersinggung. Jika orangtua tidak bereaksi baik terhadap fakta bahwa anak
mereka mengalami ‘kecelakaan’ ini atau jika teman anak itu mengejek
mereka, ini bisa membuat mereka melakukan hal yang salah.
Sebagai contoh, Andrei Chikatilo menderita enuresis dan dia adalah
maniak paling mengerikan dari Uni Soviet. Ibunya memukulinya setiap kali
dia ngompol. Beberapa saat kemudian, dia mulai menikmati menyaksikan
anak-anak lain menderita yang menyebabkan hal-hal mengerikan yang dia
lakukan.

3. Berbohong tanpa penyesalan
Jika seorang anak berbohong karena takut dihukum, kamu bisa mengerti
alasan untuk tidak mengatakan yang sebenarnya. Namun, jika seorang anak
berbohong hanya untuk berbohong, tanpa penyesalan dan dengan ekspresi
wajah yang sangat percaya diri - ini adalah alasan untuk khawatir.
Mungkin ada yang salah dengan mereka. Mungkin, mereka hanya menyukai
proses berbohong.
Hal lain yang penting: ketika seorang anak yang memiliki sifat
psikopat tertangkap, mereka mulai marah atau bahkan histeris dan ini
adalah bentuk manipulasi. Tapi itu bukan karena itu kesalahan mereka,
tapi karena kebohongan mereka terbongkar.
Tentu saja, mungkin anak ini bukan psikopat, tapi mungkin ini alasan bagus untuk menemui psikolog.
4. Bullying
Tentu saja, tidak setiap pengganggu adalah maniak di masa depan.
Orang bisa menjadi pengganggu karena banyak alasan: mereka mungkin
menginginkan perhatian, kekuatan, mereka mungkin ingin terlihat seperti
orangtua mereka yang kejam, idola mereka, dan sebagainya. Namun, ada
satu alasan yang dapat membantu kamu menemukan pengganggu dengan sifat
psikopat: sekali lagi, mereka mungkin mempermalukan orang lain hanya
karena mereka menikmatinya.

Dan inilah penjelasannya:
Menurut Heather Irvin, seorang psikolog senior di R.E.A.D. Klinik,
tahun pertama kehidupan anak adalah yang paling penting dalam menentukan
masa depan kesehatan psikologis mereka.
"Psikopat tidak muncul begitu saja. Anda hanya perlu melihat
tahun-tahun awal mereka, tentang apa yang terjadi pada anak-anak ini
saat mereka baru lahir. Misalnya, jika mereka menangis selama 6 bulan
pertama, dan tidak ada yang merawat mereka, tidak ada yang memberi
mereka makan saat mereka lapar, tidak ada yang membantu mereka, otak
mereka mengingatnya dan menyadari bahwa perasaan tidak lah penting.
Struktur otak lainnya mulai terbentuk berdasarkan konsep ini. "
Heather Irvin, psikolog
Selain itu, ada sebuah fakta yang aneh: jika seorang anak tumbuh di
lingkungan yang baik, namun setelah berusia 5 tahun ada beberapa
kekerasan dalam hidup mereka, kemungkinan mereka akan menjadi psikopat
jauh lebih rendah karena kesadaran mereka sudah cukup.
Ini berarti bahwa orangtua memiliki tanggung jawab yang besar bukan
hanya untuk kesehatan anak, tapi juga cara anak melihat dunia. Dan jika
anak ini mengalami penyimpangan, lebih baik berkonsultasi dengan
spesialis kemudian mencoba memecahkan masalah tanpa bantuan profesional.
Apa pendapatmu tentang ciri-ciri yang dijelaskan dalam artikel ini?
Jika kamu memperhatikan ada ciri-ciri ini pada anak di sekitarmu,
menurutmu apa yang akan kamu lakukan? Bagikan pemikiranmu di bagian
komentar di bawah ini!
Sumber: brightside