Ayahku sudah beberapa waktu ini datang menjengukku di kota dan hari
ini dia akan kembali ke desa sehingga aku mengantarnya ke stasiun. Aku
mengatakan pada ayah kalau sebenarnya aku ingin dia tinggal lebih lama
lagi, tapi ayah tidak enak hati takut pacarku marah.

Lalu aku menjelaskan pada ayah kalau pacarku itu orangnya baik, hanya
saja karena mereka jarang bertemu jadi masih agak kagok, nanti lama
kelamaan juga akan akrab. Tapi ayah tetap saja menolaknya dan ingin
pulang ke desa.

Tiba-tiba ponselku berdering, rupanya pacarku menelepon dan
mencariku. Mengetahui pacar mencariku, ayah memutuskan untuk minta
diturunkan di depan saja. Aku berkata kalau pacarku tidak apa-apa, aku
malah ingin mengajak ayah makan dulu di tempat favoritku. Namun ayah
tetap ingin turun di depan karena khawatir pacarku marah.
Akhirnya aku dengan berat hati menurunkan ayah di depan. “Hati-hati,
Yah!” ucapku seraya hendak pergi lagi. Setelah itu aku bergegas
menjemput pacarku yang sudah menunggu di pinggir jalan.

Aku tahu pacarku sudah bete karena ia sudah hampir terlambat
berangkat ke kantor, tapi aku tidak menyangka dia mengatakan hal ini.
“Lho, tunggu bentar. Kok mobilnya bau sayur busuk ya? Menjijikan
sekali.” ujarnya.

Lalu aku menjawab,”Tadi ayahku baru saja makan bakpao, mungkin bau
makanannya masih melekat.” Kukira pacarku akan mengerti, tapi dia malah
menjawab ini,”Dasar orang kampung itu memang bau. Menjijikan! Semua
orang kampung itu sama saja, bau semua!”
Sontak saja aku kaget mendengarnya. Aku tak menyangka dia akan
sebegitu menghinanya terhadap ayahku. Dengan amarah aku turun dari mobil
lalu memaksanya untuk turun juga. Lalu dia berkata,”Memangnya apa yang
salah dengan ucapanku?”

Lalu aku menjawab,”Aku tidak suka dengan orang yang tidak bisa
menghormati orang tua. Kalau kamu tidak mau berubah, lebih baik kita
putus.” Pacarku pun menjawab,”Jangan menyesal kamu ya!”
Lalu jawabku,”Aku tidak akan menyesal. Bahkan jika di dunia hanya
sisa kamu, mendingan aku jomblo saja.” Setelah itu aku segera naik ke
mobil dn pergi meninggalkannya.
Sumber : story543