Kita tahu bahwa tamu adalah raja, namun apa jadinya jika tamu tidak
menghormati para pelayanan? Mereka malah bertindak seenaknya dan
merendahkan para pelayanan.
Seperti sebuah cuplikan film yang terjadi di sebuah restoran bintang
lima. Siang itu ada sepasang suami istri yang sedang makan, lalu mereka
tidak sengaja melihat makanan yang dimakan seorang wanita di depan
mejanya

“Wanita itu makan apa? Kok kayanya enak!” tanya sang suami

“Itu menu spesial restoran kami, ayam Portugis” ujar sang pelayanan

“Ok, kalau gitu meja kita juga mau satu” tambah sang suami
Dan
ketika ayam Portugis itu dihidangkan, pasangan itu tidak sabar
mencicipinya. Tidak disangka, setelah gigitan pertama mereka malah
memuntahkannya

“Ini maksudnya apa? Kenapa di dalamnya ada kejunya? Kita tidak makan keju, tahu?!” marah sang suami

Lalu pelayan orang asing ini menjelaskan “Menu ini memang dari sananya ada keju, tuan”

“Kalian kenapa gak bilang dari awal kalau dalamny ada keju? Makan keju bisa buat aku gemuk tahu!” marah sang istri
“Maaf nona, tuan. Kalau gitu makanan ini kalian tidak usah bayar, kami berikan gratis untuk Anda” balas sang pelayanan bule
“Maksud kamu apa berikan saya gratis? Ini sama dengan melecehkan saya! Maksud kamu kami gak punya banyak uang?” kata sang suami
Mendengar keadaan semakin panas, wanita yang duduk di depan mereka tidak sabar untuk membela sang pelayan.

“Kalian bisa sopan dikit gak bicara ke pelayan itu? Ayam Portugis
memang dari sananya ada keju. Bukan salah mereka. Lain kali kalau ada
masalah selesaikan baik-baik, jangan sampai ganggu orang lain sedang
makan. Orang kaya kok punya hati miskin begini!” jelas sang wanita bijak
itu

“Plis
deh nona, ada urusan apa sama kamu! Udahlah, saya lebih baik keluar
saja dari restoran ini. Pegawai sama tamu restoran sama saja, semua sama
sama tidak beres!” ujar sang istri
Setelah suami istri protes, mereka langsung meninggalkan restoran
dengan kesal. Sedangkan wanita bijak itu mendapat pujian dari tamu
restoran lainnya.

Dari
cuplikan ini mengajarkan kepada kita bahwa, kita harus bersikap sopan
kepada siapapun, bahkan orang yang di bawah kita. Karena hanya
orang-orang yang “kaya akan hati” yang akan disegani dan dihormati
banyak orang.
Sumber: Story