Mei adalah seorang pelayan di sebuah restoran yang cukup mewah. Suatu hari restoran itu kedatangan tamu istimewa. Tamu itu adalah anak dari keluarga kaya di Tiongkok. Dia bersama teman-temannya datang kesitu untuk makan.
Saat menghampiri meja tersebut, salah seorang teman dari anak orang kaya itu mulai menggoda Mei. Dia menanyakan apakah Mei adalah pelayan baru dan juga menanyakan siapa namanya. Namun Mei tidak menggubris pertanyaan tersebut dan langsung memberi menu makanan.
Mei menyebutkan beberapa menu baru yang ada di restoran itu. Dengan sombongnya si anak orang kaya itu berkata bahwa ia ingin memesan semua makanan yang enak, tidak peduli berapa harganya. Dia pasti akan sanggup membayarnya. Si anak orang kaya itu bilang kalau dia punya banyak uang.
Tanpa panjang lebar Mei pun berkata oke dan segera ke dapur untuk memberikan pesanan. Singkat cerita saat si anak orang kaya itu menghampiri Mei di kasir karena ia hendak membayar. Saat Mei memberikan bon, si anak orang kaya itu terkejut bukan main melihat total tagihannya.
Dia menuduh Mei sudah menaikan harga makanan. Mei menjelaskan kalau semua makanan yang tadi dipesan adalah makanan spesial dengan kualitas bintang lima, jadi tentu saja harganya akan lebih mahal. Lagipula bukankah tadi anak orang kaya itu berkata kalau ia tidak kekurangan uang? Apakah tidak sanggup membayar tagihan ini?
Karena gengsi akhirnya si anak orang kaya itu mengeluarkan kartu untuk bayar. Dengan muka miris dia membanting kartu tersebut di meja kasir. Mei mengambil kartu itu lalu menggeseknya. Mei merasa kesombongan anak orang kaya itu mudah terpancing sehingga merugikan dirinya sendiri. Kalau saja anak orang kaya itu tidak sombong, pasti dia tidak akan keluar uang sebanyak itu.
Sumber : Youtube