Kita pernah mendengar bahwa “niat baik membawa kabar baik”. Jika kita
memberi dengan tulus kepada orang lain, maka kita akan mendapatkan
kebaikan dan sukacita juga.
Sebuah kisah inspiratif datangnya dari seorang bos muda yang sedang mau membeli barang ke swalayan.
'
Lalu di tengah jalan ia melihat seorang pengemis cacat, dan ia pun memberikan uang kepadanya

“Pulang pagian ya!” senyumnya dengan tulus

Lalu boss muda itu pun pergi ke swalayan dengan sekertaris
pribadinya. Dan ia membeli 2 plastik makanan. 1 untuk dirinya sendiri
dan 1 lagi untuk pengemis cacat itu.

“Hei ini makanan untukmu! Ambillah” kata boss muda yang baik hati

Keesokan harinya..
Lagi-lagi sang boss muda dan sekertarisnya bertemu dengan pengemis cacat itu. Dan ia memberi uang kepadanya

Namun sekretaris itu tidak suka “boss, kau memberika uang terlalu banyak untuknya!”

Namun dengan bijak boss itu berkata “selama kita masih ada tenaga dan waktu, kita harus membantu sesama”
3 Hari setelahnya
Saat sedang jalan, tiba-tiba penglihatan boss muda itu kabur dan ia terjatuh pingsan


Di lain sisi si pengemis itu bertemu dengan sekretaris bossnya “dimana bossmu”

“Kamu tidak akan bertemu dia lagi, matanya bermasalah, dia sedang berada di rumah sakit”
Satu minggu kemudian..
Tiba-tiba sang boss muda menerima ada orang yang bersedia menyumbangkan mata untuknya..

Dan ternyata setelah diselidiki yang menyumbangkan mata itu adalah pengemis cacat itu.

Sumber: moveon