Tanya, seorang gadis kecil berusia empat tahun setiap harinya harus
mencari nafkah sendiri agar bisa bertahan hidup. Hari itu, dia mengemis
di tepi sebuah jembatan penyeberangan. Meskipun ada banyak orang yang
lewat, namun tidak ada seorang pun yang bermurah hati memberikannya
uang.

Hingga akhirnya rasa lapar pun mulai datang. Ditambah dengan melihat
banyak tukang makanan di sekitarnya, Tanya pun sudah tidak kuat lagi
menahan rasa laparnya. Tapi, uangnya tidak cukup untuk membeli makanan
sesedikit apapun. Apakah yang harus dia lakukan?

Beberapa saat kemudian, ada seorang wanita yang membawa plastik
berisi makanan. Tanya memberanikan diri untuk bangkit dan menggenggam
tangan wanita itu untuk meminta sebagian makanannya. Namun wanita itu
menepis tangan Tanya dan berlalu pergi.

Baru berjalan beberapa meter, Tanya melihat wanita itu tak sengaja
menjatuhkan uang pada saat mengambil ponsel dari kantong celananya.
Tanya pun segera memungut uang itu. Dia sebenarnya bisa menggunakan uang
itu untuk memuaskan rasa laparnya, namun dia lebih memilih untuk
mengembalikan uang tersebut kepada pemiliknya.

Melihat kejujuran Tanya, wanita itu pun tersentuh. Dia kemudian
mengajak Tanya makan bersama dan bahkan juga membungkuskan makanan untuk
dibawa oleh Tanya.

Kejujuran dapat memuaskan rasa lapar seseorang. Kejujuran adalah
suatu kebajikan yang tidak dapat dibeli dengan uang sebanyak apapun.
Sumber: YouTube