Bagi banyak orang tua, segala suatu hal yang pertama kali bagi anak
adalah momen yang luar biasa. Pertama kalinya anak bisa memanggil mama
atau papa, pertama kalinya bisa berjalan, pertama kalinya bisa makan
sekali, dan banyak lagi. Segala tindakan ini akan selalu membekas dalam
ingatan orang tua. Saat pertama kali melihat perkembangan anak pastinya
akan membuat orang tua terkejut ataupun bahagia.
Seperti video yang satu ini. Saat bayi melihat wajahnya sendiri di
cermin utnuk pertama kalinya. Pertama kali memang sebuah momen yang tak
terlupakan tentunya bagi orangtua dan bagi anak momen pertama kali
merupakan bagian dari pembelajaran untuk mengeksplor terhadap benda
diluar dirinya. Sekarang, mari kita lihat bersama-sama reaksi lucu dari
bayi saat melihat wajahnya sendiri di cermin untuk pertama kalinya.
# Haha gemes ya sama diri sendiri sampe ekspresinya kayak kepingin meluk gitu tapi dia gak bisa...

# Saking excited dia sampe jatuh ke belakang, padahal lagi duduk di bawah lho...

# Dia baru menyadari kalau dirinya ternyata lucu, yee...senyum-senyum sendiri jadinya kaaannn…

# Lah..lah...asik banget jogetnya mungkin dia ngerasa ada temen kali ya..

# Ketawa so hard~ lah dedek kenapa terlalu gemes liat mukanya sendiri ya, mbul sih…

# Kalau yang ini, sampe dikeker gitu mukanya, haha. Sebenernya dia
lagi pot training nih, cuma supaya gak ngebosenin dan mau anteng duduk
ditiletnya makanya orangtuanya simpen dia di depan cermin…

# Kalau yang ini jadi kayak kembar ya, abisnya ditepuk-tepuk gitu sih terus kayak berasa mau pegangan tangan...

Sebagai orang tua, mencoba hal-hal baru dengan pengawasan memang
boleh dicoba sebagai sebuah pengalaman dan pembelajaran. Namun naytanya
tidak jarang ada beberapa orang tua yang melarang anak-anaknya untuk
melakukan sesuatu untuk pertama kali, seperti pertama kali main lumpur,
pertama kali hujan-hujanan, dan hal-hal lainnya. Banyak dari orang tua
yang merasa khawatir dan takut anak-anaknya akan terluka atau tidak bisa
hidup sendiri. Padahal terlalu mengekang anak, justru akan membatasi
tumbuh kembang anak.
Memang, kekhawatiran orang tua ini terkadang didasarkan dari
pengalaman terdahulu, perhatian atau pengaruh yang berlebihan dari orang
sekitar. Oleh karena itu, cara terbaik adalah orang tua harus bisa
membesarkan anak-anak sesuai keyakinan pribadi, karena yang paling
mengenal kondisi dan apa yang sebenarnya dibutuhkan hanyalah orang tua
sendiri, bukan kakek atau nenek, bahkan orang lain. Dengan demikian,
orang tua juga bisa lebih bebas dan nyaman saat membesarkan
anak-anaknya, anak juga bisa tumbuh dalam lingkungan yang bahagia!
Anak bisa tumbuh sehat dan bahagia adalah tujuan utama setiap orang
tua. Maka, saat menjaga anak-anak, jangan terlalu berlebihan dan harus
memberikan ruang agar anak bisa mencoba berbagai hal baru dalam
hidupnya, apalagi untuk melakukan hal yang disukai. Semoga setiap anak
bisa tumbuh sehat dan bahagia!
Sumber: Youtube BabiezTV