Seorang ayah yang suka memasak ini selalu bangun pagi untuk menyiapkan bekal makan siang untuk putrinya, Adina.

Setiap kali Adina bersiap-siap ke sekolah, bekal selalu sudah siap.
Bekal yang dibuat sang ayah selalu terlihat lezat dan unik. Ayahnya tampak dengan semangat memasak untuk putri kesayangannya.

Hal ini berlanjut sampai Adina sudah bekerja. Sampai saat itu, sang ayah masih menyiapkan bekal untuk putrinya.

Namun, entah mengapa, Adina mulai kurang suka kalau ayahnya menyiapkan bekal untuknya.

Ketika jam makan siang, teman kerjanya semua pergi beli makan siang sedangkan Adina sendirian makan bekal di kantor.

Malam hari ketika pulang, ayahnya akan bertanya apakah makanan yang dibuatnya enak. Adina pun menjawab, “enak.”
Suatu hari, ketika jam makan siang, Adina pun memutuskan untuk
membuang bekal yang dibuat oleh ayahnya untuk bergabung makan siang
dengan teman kerjanya.

Hari itu saat makan malam, ayahnya bertanya apakah makan siangnya enak?
Adina pun terdiam. Ayahnya kemudian menjelaskan bahwa dia menelepon kantor Adina pada siang hari dan Adina tidak ada di tempat.

Ayahnya pun berkata bahwa dia tidak akan membuat bekal siang lagi untuknya.
Setelah selesai makan, Adina pun yang sedang membersihkan dapur
melihat semua foto-foto bekal yang pernah dibuat ayahnya untuknya.

Dia pun merasa terharu oleh pengorbanan ayahnya.
Esokanny, Adina memutuskan untuk membalas ayahnya dengan membuat bubur untuknya.
Ketika ditanya rasanya, sang ayah menjawab, “Enak, tapi agak asin.”

Adina mencoba dan tersenyum, “Iya agak asin yah.”
Terkadang kita melupakan kasih sayang ayah dan ibu karena kita
mendapatnya setiap hari. Tapi kita harus tetap mengingat dan berterima
kasih kepada mereka ya!
Sumber: Youtube