Bocah lelaki asal Australia yang kecewa ini memutuskan tinggal bersama
neneknya setelah mengetahui ibunya mengharapkan seorang bayi perempuan
lagi. Kaleb sudah mempunyai dua adik perempuan dan dia tidak tertarik
untuk tinggal bersama adik perempuan lagi.
Nenek Kaleb yang bernama Dorothy Symonds menjelaskan bahwa anak
perempuannya sedang hamil anak ke-4. Cucu lelakinya, Kaleb berharap
bahwa kali ini ibunya akan hamil adik laki-laki.
Hingga ibu Kaleb akhirnya mengungkap jenis kelamin bayi yang sedang
dikandungnya. Keluarga ini berkumpul bersama dan di tengah-tengah mereka
ada balon besar berwarna hitam dilapisi tanda tanya berwarna putih.
Kaleb menutup mata dan berharap ada keinginannya akan terkabul. “Saat
balon itu diletuskan, jenis kelamin bayi pun terungkap. Bayi perempuan
lagi,” ungkap Symonds. Kertas berwarna pink bertaburan di udara
bersamaan dengan reaksi seluruh keluarga.

Kaleb mengeluarkan ekspresi yang sangat dramatis, dia langsung
berlutut dan berteriak kesal, “Tidaaaakkk!” Kaleb tidak dapat menerima
kekecewaan itu.
Berbeda dengan Kaleb, justru seluruh keluarga tertawa geli melihat
reaksi Kaleb yang kecewa. Dia sungguh tidak menginginkan adik perempuan
lagi.
Tetapi kehadiran nenek dapat menenangkan emosi yang Kaleb rasakan.
Mungkin setelah itu Kaleb bisa langsung mengemas barang-barangnya dan
tinggal di rumah nenek.
“Setelah mengungkapkan perasaan yang kecewa itu, cucu saya langsung
pergi memakan es krim dengan emosi yang masih tersisa,” ucap Symonds.
“Dia berkata dia akan tinggal denganku karena dia tidak ingin tinggal bersama ketiga adik perempuan,” lanjut Symonds.
Video reaksi Kaleb mendadak viral di Facebook sesaat setelah neneknya
membagikan video tersebut. Ketenaran ini menjadi ‘obat’ bagi Kaleb
karena dia merasa senang kalau sekarang dia menjadi anak yang terkenal.
Ada-ada saja ya reaksi Kaleb ini. Kalian pernah mengalami hal yang
serupa gak? Ketika ingin adik laki-laki tapi malah dapat adik perempuan
lagi. Semoga Kaleb tidak selama mempertahankan keinginannya ya, sehingga
dia bisa kembali ke rumah dan tinggal bersama ayah, ibu, dan ketiga
adik perempuannya.
Sumber : Western Journal