Kisah ini adalah kisah tentang perjuangan dan kepercayaan untuk tidak pernah menyerah dalam hidup.
Kisah ini tentang seorang lelaki bernama Freddi. Freddi, seorang mahasiswa yatim piatu yang hidup serba sederhana. Menyewa sebuah kost paling murah dan hidup apa adanya. Namun, ada satu yang membuat selalu semangat untuk menyambut hari-hari dan tegar menghadapi ujian hidup, kehadiran Kevin, seorang anak lelaki berusia 8 tahun.
Ya, Freddi dan Kevin hidup bersama sebagai seorang ayah dan anak. Menjalani hidup serba kekurangan namun tetap menyenangkan. Meskipun terbatas, Freddi tak pernah menyesali atau bahkan bermuram durja. Ia mencoba untuk mencari jalan, ia ingin Kevin hidup bahagia dan nyaman. Meskipun banyak orang membicarakannya dan Kevin di belakang, Freddi tak peduli. Baginya hanya kebahagiaan Kevin lah yang utama.
Diam-diam, Freddi menjalankan sebuah bisnis bunga plastik kecil-kecilan. Sambil menjalaninya, ia tetap tekun berkuliah dan menyekolahkan Kevin. Hingga akhirnya, tanpa diduga, dalam waktu setahun usaha bunga plastik Freddi sukses. Menjadikannya seorang pengusaha muda yang memiliki nama. Ia hanya butuh waktu setahun untuk mencapai hasil seperti ini.

Impiannya setelah sukses rupanya tidak muluk-muluk. Freddi hanya ingin membangun rumah yang nyaman dan besar untuk Kevin tinggal. Ia ingin membangun istana untuk anak lelaki kecilnya.
Namun siapa yang menyangka, bawah kisah di baliknya begitu pilu dan menyedihkan. Sejujurnya, Kevin bukalanlah anak kandung Freddi. Kevin adalah anak dari kakak Freddi yang telah tiada. Tepat sebelum memutuskan untuk bunuh diri, kakaknya menuliskan sebuah surat yang menyedihkan. Ia meminta Freddi untuk menjaga Kevin setelah dirinya tiada.
Kakak perempuan Freddi satu-satunya itu memutuskan mengakhiri hidup setelah ditinggal pergi oleh suaminya tanpa keterangan apapun. Hati Freddi hancur berkeping-keping, sisa kesedihan akibat ditinggalkan kedua orang tuanya belum pula sembuh. Namun ia harus kehilangan kakak yang ia cintai. Kini, Freddi hanya memiliki Kevin, satu-satunya keluarga yang dimilikinya.
Karena itulah, ia bertekad untuk menyayangi Kevin sepenuh hati seperti ia mencintai sang kakak. Freddi selalu mengingkan hidup Kevin bahagia dan menyenangkan. Dan perjuangannya tak pernah sia-sia, kegigihannya berbuah manis.
Dari kisah ini kita bisa belajar, kita tak boleh sekalipun menyerah pada cobaan hidup. Pun, kita tak boleh menyerah dalam keterbatasan. Karena kelak tuhan selalu ada di sana, mendengar doa-doa kita.

Sumber: Youtube