Film pendek ini diangkat dari kisah nyata di Taiwan. Seorang ayah yang anaknya sudah tiada seringkali menelepon ke ponsel anaknya. Walaupun ayahnya tahu bahwa teleponnya tidak akan pernah diangkat, tapi sang ayah hanya ingin mendengar suara anaknya, "Halo halo, saya sekarang lagi sibuk tidak bisa angkat! Kalau ada perlu, tinggalkan pesan, pasti saya hubungi secepatnya, Dadah!"
Selama 3 tahun, sang ayah rutin membayar tagihan telepon supaya nomor putrinya tetap hidup. Tapi suatu hari, rekaman suara tersebut tiba-tiba hilang dan digantikan dengan suara dari operator. Sang ayah pun menelepon ke provider, ternyata sistem penerimaan kotak suara telah diganti dengan yang baru sehingga yang lama dihapus semua. Jika masih ingin menggunakan rekaman suara yang lama harus dipindahkan secara manual, namun sang ayah tidak tahu. Sang ayah kemudian memohon kepada staf operator untuk mencari kembali rekaman suara putrinya yang hilang.
Staf operator kemudian pun memutuskan untuk membantu bapak ini. Ia mengajukan permohonan kepada atasan namun ditolak dengan alasan akan menghabiskan terlalu banyak waktu tenaga hanya untuk mencari satu rekaman saja. Tapi satu perkataan darinya berhasil membuat atasannya berubah pikiran, "Iya pak, saya ngerti perusahaan tidak wajib berbuat seperti ini, tapi kenapa kita tidak coba bantu bapak ini? Saya percaya setiap orang pasti punya sesuatu yang sangat berharga baginya."
Berkat bantuan para staf dan operator, mereka berhasil menemukan rekaman suara putrinya dari jutaan rekaman suara yang tersimpan dalam database mereka. Staf operator tersebut kemudian menghubungi sang ayah, "Pak, rekamannya sudah ketemu. Coba bapak dengar, benar gak yang ini?"
"Halo halo, saya sekarang lagi sibuk tidak bisa angkat! Kalau ada perlu, tinggalkan pesan, pasti saya hubungi secepatnya, Dadah!"
"Benar… benar… Ini putri saya…. Halo, nak…..", kata sang ayah.
"Pa, papa tadi doa apa?"
"Papa gak doa apa-apa... Papa cuma doa kamu selalu senang... selalu bahagia..."
Setiap orang pasti punya sesuatu yang berharga baginya. Bagi orang tuamu, mungkin kamulah yang paling berharga. Sudahkah kamu mengucapkan sayang pada orang tuamu hari ini?
Yuk BAGIKAN kisah mengharukan ini!
Sumber: Youtube