Sebuah drama rumah tangga datangnya dari pasangan Rendi dan Jenni. Rendi sendiri adalah seorang bos besar yang memiliki harta kekayaan tak ternilai. Sedangkan Jenni adalah wanita cantik yang selalu dilirik banyak lelaki.
Karena kecantikan Jenni, Rendi sering cemburu dan diam-diam mencari kesempatan melihat isi Hp Jenni.

“Kamu ngapain liat isi Hapeku lagi? Dasar gak sopan” marah Jenni
“Kok kamu marah? Kalau gak ada apa-apa ngapain harus marah?” jawab Rendi
“Yaudah, kalau gitu kita cerai saja!” ancam Jenni
Lalu Jenni mengambil Hp-nya dan mengemas semua barang-barangnya ke dalam koper.
“Jen, kamu mau kemana?” tanya Rendi
“Udahlah berisik, aku muak! Aku mau pergi aja!” marah Jenni
“Udah itu salahku, aku minta maaf. Ayo kita makan enak saja!” jawab Rendi dengan bijak
Saat makan malam…
“Maaf ya Rendi, aku tadi abis dimarahin bos. Jadi aku kebawa emosi”
Lalu selesai makan nasi Rendi hendak merokok dan mulai menyalakan pematik.
“Stop Ren! Jangan ngerokok! Tadi waktu aku marah sama kamu, aku diam-diam masukkan petasan ke dalam rokok kamu!”
“Eh Jen! Jangan nyender ke kursi! Tadi waktu aku marah sama kamu, aku diam-diam nusukin jarum ke bantal!”
Lalu mereka tersenyum sengit saling bertatap-tatapan..
“Eh ren! Jangan makan kuahnya! Tadi aku kesal sama kamu, sampai aku masukkin racun ke sini!”
Lalu Jenni meminta Rendi tidak usah melanjutkan makannya. Dan setelah itu Jenni hendak pergi make up.
Namun tiba-tiba Rendi teriak “Jen Stop! Di dalam makeup kamu aku sudah tambahkan asam sulfat!”
Jenni pun lama-lama semakin kesal karena diam-diam Rendi bermain licik di belakangnya.
Untuk membalas perbuatan Rendi, Jenni sengaja menelepon teman prianya “Budi, maaf kencan kita hari ini ditunda saja ya!”
Karena tidak terima juga Rendi membalas dengan menelepon selingkuhannya “Beb, maaf aku hari ini tidak bisa temenin kamu belanja dulu!”
“Rendi! Cukup! Buat apa sih kita menjalin hubungan tapi kita tidak mau saling mengalah? Dasar dari pernikahan adalah kejujuran dan kesetiaan, jadi jangan ada persaingan diantara kita. Sebagai permintamafaan, apa yang kamu mau minta dari aku?”
Lalu dengan picik Rendi menjawab “potong uang bulanan kamu!”
“RENDIIIIIIIII!!!!!!!!!!!!” marah Jeni
Lalu segera Jenni membalasnya dengan menelepon "Pak, saya mau beli peti kuburan buat suami saya!" 
Kocak bukan? Tapi ingat, ini adalah hiburan semata. Jangan ditiru ya cara-cara usilnya! Hehehe..
Sumber: Facebook