Ayah adalah perokok berat. Kapanpun saja, apalagi saat setelah makan,
ayah selalu tidak bisa menahan diri untuk tidak merokok. Padahal, ia
sudah punya anak dan masih kecil. Ibu selalu memarahinya karena mereka
yang tidak merokok juga jadi kena imbasnya.

Giliran ayah merokok di depan rumah, ibu tetap menyita puntung rokok
ayah. Tapi, ayah tetap ngeyel dan mengambil batang rokok yang baru.
Ayah mengira, kalau ia merokok di luar rumah, maka orang rumah tidak akan kenapa-napa.


Tapi sebenarnya, sisa-sisa asap rokok bisa bertahan lama di tubuhnya,
mulutnya, dan bajunya. Ia tidak tahu bahwa, anak dan istrinya lebih
berisiko terkena penyakit karena telah menjadi perokok pasif.

Suatu hari, saat ayah terbangun, anak dan istrinya tidak ada di
kasur. Yang ditemukannya hanyalah sebuah bantal yang ada foto anak
istrinya yang mengingatkannya untuk tidak merokok.
Anak dan istrinya tampak berpose dengan lucu dan ada gambar hati juga disana.


Lalu, setelah mandi dan makan, kini hasrat untuk merokoknya muncul
lagi. Namun tiba-tiba di benaknya muncul gambar anak dan istrinya...

yang mengingatkannya untuk tidak merokok.

ayah lalu tersenyum dan mengurungkan niatnya.

Sore harinya, setelah membantu istrinya menjemur baju, ia merasa
bosan dan mulai mengambil batang rokoknya. Saat mau menyalakan
koreknya,

eh, gambar anak istrinya yang melarang merokok itu tiba-tiba muncul
di benaknya lagi. Ia lalu membuang rokok dan koreknya, dan memutuskan
untuk berhenti merokok.

Meskipun hanya satu orang yang merokok di rumah, satu keluarga yang
tinggal bersama si perokok akan ikut terkena dampak buruknya.
Untungnya, ayah sudah memutuskan untuk berhenti merokok.

Sebuah penelitian menuemukan, merokok di dalam rumah akan
meninggalkan zat-zat beracun di perabotan rumah, karpet, gorden, bahkan
dinding. Asap rokok mengandung ribuan bahan kimia yang bisa hinggap di
suatu permukaan. Dari ribuan bahan kimia itu, banyak yang beracun dan
bersifat karsinogenik. Jika hidup di lingkungan yang terpapar bahan
kimia selama bertahun-tahun, dapat meningkatkan resiko kanker, asma,
masalah paru-paru, iritasi tenggorokan, dan mata.
Demi keluarga anda, demi kesehatan diri dan juga orang tercinta anda, berhentilah merokok.
Sumber: Facebook